Pernikahan Ke-23

WOOK Kundor, wanita berusia 70 tahun asal Malaysia merasa sangat bersyukur, saat mendapatkan kembali cintanya yang sudah lama terisolasi. Suaminya, Mohammad Noor Che Musa, pria yang kini berusia 38 tahun, telah pulang kembali ke rumah setelah rehabilitasi atas kecanduan obat-obatan.

Pernikahan Wook Kundor dengan Noor pada 2006 sempat menjadi berita heboh di Malayia, karena perbedaan usianya 32 tahun. Banyak yang meragukan kelanggengan usia perkawinan beda usia jauh ini. Dan kesangsian itu nyaris terbukti saat Wook sudah siap untuk menikah yang ke-23 kalinya, tahun lalu. Hal itu ingin dilakukannya karena khawatir suaminya akan meninggalkan dirinya setelah keluar dari rehabilitasi.

Namun Muhammad yang sebelumnya pernah mengontrak di salah satu rumah Wook mengatakan, Wook sudah menjadi takdir Tuhan untuk bisa bersama lagi. Kini, Wook telah mendapatkan kembali cintanya dan hidup bahagia bersama Noor.

“Saya sangat bersyukur suami saya bisa pulang lagi. Saya senang bisa bertemu dengannya lagi karena saya sangat mencintainya,” ujar Wook pasa sebuah harian Malaysia. “Kami akan menjalani kehidupan kami seperti layaknya pasangan suami-istri. Saya pun akan menjalankan kewajiban saya sebagai istri,” tambah Wook.

“Saya selalu merindukannya, saya tahu saya telah melakukan kesalahan dan saya tidak ingin mengulanginya,” ujar Noor yang menikahi Wook saat berada di negara bagian Trengganu. Ia bahkan menggambarkan cintanya pada Wook Kundor bagai kisah cinta dalam cerita “Romeo dan Juliet” yang hanya dipisahkan oleh kematian.

Kisah Wook dan Noor membuktikan bahwa cinta bisa menembus semua batas-batas ideal dalam logika manusia. Jodoh merupakan salah satu perkara di dunia, selain rejeki dan maut, yang menjadi urusan Allah SWT semata-mata. Sekalipun manusia memiliki batasan ideal, semisal beda usia, tetapi faktanya tak selalu sama ataupun benar pada kenyataannya.

Manusia bisa-bisa aja menentukan beda usia ideal sebuah pasangan suami-istri adalah antara 5 sampai 10 atau 15 tahun maksimal. Lebih dari itu dianggap aneh dan rawan dengan perceraian. Ini karena usia seringkali dikaitkan dengan kematangan mental dan kemampuan berpikir seseorang, sehingga sulit diharmonisasikan dengan perbedaaan usia yang terlalu jauh.

Kisah nyata cinta Wook dan Noor menunjukkan bahwa ukuran-ukuran ideal manusia tentang kelestarian suatu pernikahan tidak lebih dari sekadar teori belaka. Pernikahan yang terjadi karena perjodohan orang tua uang dianggap takkan mendatangkan kebahagiaan, tak sepenuhnya benar. Sebab, faktanya banyak pasangan yang dijodohkan justru langgeng dan bahagia, sebaliknya cinta karena pilihan hati sendiri cuma bertahan seumur jagung.

Anggapan masyarakat bahwa pernikahan tanpa pacaran akan membuat rumah tangga rawan dengan pertengkaran juga tak sepenuhnya benar, karena banyak yang pacaran selama satu atau sampai 10 tahun, tapi usia pernikahannya justru jauh lebih singkat dari masa pacarannya. Begitu pula dengan perkara beda usia jauh, misalnya, lebih dari 15 tahun bahkan sampai di atas 30 tahun, bukanlah jaminan pernikahan akan gampang berantakan.

Kita banyak melihat fakta dalam kehidupan pernikahan dengan kondisi yang sangat ideal, semisal si lelaki mapan secara ekonomi, sudah saling mengenal lewat pacaran selama lima tahun, beda usianya hanya enam tahun, satu agama, satu suku, kelas sosial dan ekonomi keluarga setara, tetapi tetap saja banyak yang berakhir di meja hijau Kantor Urusan Agama.

Alhasil, semua pandangan manusia dalam soal hubungan cinta yang ideal untuk dilanjutkan ke jenjang pernikahan, semuanya salah sekaligus semuanya benar. Begitu pula dengan yang diawali dengan kondisi tidak ideal, tidak ada yang salah juga tak ada yang benar. Semua hanyalah teori belaka, di mana satu teori tidak bisa digunakan pada semua hubungan cinta. Satu teori yang cocok untuk satu pasangan tidak selalu bisa dipakai sebagai patokan oleh pasangan lain.

Pendek kata, hanya Allah SWT yang maha menentukan panjang pendek, baik buruk, ideal maupun tak ideal tentang jodoh di antara manusia. Dan tentu, semua itu semata-mata memperlihatkan Kebesaran dan Keagungan atas kuasa-Nya akan jodoh, rezeki dan maut manusia.

Beberapa pandangan orang tentang cinta dan pernikahan dikutip dari Organisasi.org Komunitas dan Perpustakaan Online Indonesia:

77 kutipan sebagai inspirasi dan motivasi hidup

77 Kutipan ini Sebagai Inspirasi dan Motivasi Bagus Buat Hidupmu, dan memberi kekuatan terhadap pemikiran-pemikiran baru Sobat. Dengan penuh kebijaksanaan dalam bersikap terutama pada prinsip hidup. Selanjutnya, saya pasrahkan pada keyakinan dan pandangan hidup Sobat.


KEBERANIAN

1. “Keberanian adalah penemuan bahwa Anda tidak mungkin menang, dan mencoba ketika kau tahu kau bisa kalah.” – Tom Krause

Tidak ada jaminan dalam hidup. Bahkan rasa aman yang palsu memiliki rumah, keluarga dan uang di bank akan berlalu. Satu-satunya yang konstan dalam kehidupan adalah perubahan. Lebih cepat kita dapat menerima itu, kehidupan akan lebih halus.

2. “Hambatan terbesar untuk sukses adalah rasa takut akan kegagalan.” – Sven Goran Eriksson

Kita semua takut kegagalan. Ini kebiasaan belajar. Dikatakan bahwa hanya ketakutan kita dilahirkan dengan adalah takut jatuh dan takut suara keras, sisanya dipelajari. Tidak ada yang salah dengan kegagalan. Bahkan, jika Anda tidak pernah gagal, Anda tidak akan pernah tumbuh.

3. “Kalau kita tumbuh, kita selalu akan keluar dari zona nyaman kita.” – John Maxwell

Saya sangat setuju dengan kutipan ini. Semakin nyaman saya dapatkan dengan menjadi tidak nyaman, semakin cepat aku tumbuh. Ketika Anda bergerak maju dan membuat kemajuan, Anda akan merasa tidak nyaman, dan tidak apa-apa. Continue reading

Mungkin Gak ya ?

Aida Saskia
JAKARTA – Setelah berani buka suara tentang hubungan terlarang dengan Zainuddin MZ di masa lalu, Aida Saskia menyiapkan sejumlah bukti untuk melawan kiai yang pernah mendekatinya selama sembilan tahun itu.
“Saya punya buktinya, berupa Foto dan lain-lain. Saya enggak akan beberkan di sini karena pada saatnya nanti akan ketahuan juga. Tapi untuk video enggak ada. Zainuddin MZ itu orang yang parno divideoin,” beber Aida, saat ditemui di sebuah restoran di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2010).
Kemunculan Aida membuka kisah lama dengan Zainuddin itu memang sudah dipersiapkan dengan matang.
Penyanyi dangdut asal Bogor ini tak akan berani buka mulut jika tak memiliki bukti. Apalagi, sebelumnya pun dia sudah diancam oleh Zainuddin supaya tutup mulut.
“Saya tahu dia bukan orang sembarangan. Apalagi dia da’i sejuta umat, berkharisma. Pasti dia bisa melakukan apapun nantinya,” ujar Aida.
Perempuan kelahiran 6 Juli 1985 ini nekat membongkar hubungan terlarang dengan dai yang sudah berkeluarga itu agar masyarakat tahu mengenai apa yang diperbuat kepadanya selama ini.
“Saya melakukan ini atas kemauan saya sendiri. Semoga dengan bicara ini, masyarakat tidak lagi dibohongi dengan isi ceramahnya. Saya baru ngomong sekarang karena sudah tidak kuat dan ini saatnya meledak,” ucapnya lantang.
Perkenalan Aida dengan Zainuddin MZ bermula dari kegiatannya mengisi acara organ tunggal di Bogor. Waktu itu, Aida masih belia. Dia baru duduk di bangku kelas satu SMA. Usai acara organ tunggal, wanita yang berprofesi penyanyi dangdut ini ditawari makan oleh Zainuddin.
Setelah bertukar nomor telepon, pertemuan berlanjut. Zainuddin sering menyempatkan bertandang ke rumah Aida yang masih tinggal dengan orangtuanya di Bogor.
Keduanya menjadi sangat dekat. Hubungan terlarang itu berlangsung selama satu tahun lebih. Bahkan, perempuan berkulit putih ini sering diajak menemani kiai kondang itu ke luar kota.

Semua Karena “Facebook”

Ini,, adalah kisah cintaku dengan lelaki yang pertama kali dapat mengenalkanku dengan arti dari kata cinta itu sendiri. Namun begitu; cinta bukan untuk di artikan karena dia akan datang dengan sendirinya untuk memberikan arti bagi hidup yang mau merasakannya. Jangan pernah berfikir bahwa di dunia ini Terliputi kata kebetulan, karena semua telah di atur dengan rapinya oleh sang pencipta Termaksut satu kata saklar di dalamnya yaitu Cinta……

semuanya tertumpah dalam kisah cintaku dengan seorang pria yang sangat amat ku sayangi :
“Face book” inilah wadah pertama yang mempertemukan aku dengannya.
Sapaan melalui pesan singkat yang menyangkut nomor hand phone, telah menghantarkanku pada khasus percintaan yang untuk pertama kalinya aku alami, siapa sangka dari info telp pada profil di facebookku telah mengenalkanku pada seorang pria yang kini telah menjadi kekasihku. Hingga malam tiba, berlokasi di sebuah warnet, deringan telpon dari nomor yang tidak di kenal sedikit menguras waktu keseriusanku yang memang saat itu tengah menemani saudara yang hendak mengerjakan tugas kuliahnya. Obrolan kami berlanjut hingga perjalanan pulang dan setiba kami di rumah kostku, teringat betul olehku dengan dialeg sunda kami mengawali pembicaraan, dan ketika itu pula aku mulai belajar untuk memanggilnya dengan sapaan “Mas” karena keberatan jika aku memanggilnya dengan sebutan “pak” yang menurutnya ada ruang pembatas untuk obrolan kami. ada kecocokkan dalam komunikasi antara aku dengannya, kami begitu nyambung untuk membahas semua topik yang ada malam itu.

Yah,,, awalnya dia memang mengira kalau aku orang sunda, namun semua itu terbantahkan dengan lokasi keberadaanku di Makassar kala itu, meskipun memang kenyataannya, aku memang bukan suku jawa melainkan suku luwuk yang jarak kotanya saja sekitar 12 dari Makassar. Memang hanya Via telponlah kedekatan kami mulai berlanjut, dari sekedar menanyakan kabar dan kegiatan saja, Percakapan itu pun di bubuhi dengan curhat olehku yang saat itu memang lagi banyak di dekatin oleh para lelaki… …. ekhemm bukannya Geer, tapi itulah kenyataannya “”””( sambil tersenyum )””””.
Tiba saatnya aku curhat tentang lelaki yang ber inisial Rf, Pria yang berusaha mendekati dan bahkan sempat mengaktakan cinta kepadaku, singkat cerita ; aku mengenalnya dari teman yang juga merupakan teman baiknya, pertemuanku dengannya ternyata membawa perasaan lain buatnya, namun tidak begitu denganku, Karena memang gak ada perasaan suka yang teralun untuknya walau itu hanya sedikit. Topik inilah yang mungkin membawanya untuk semakin ingin masuk menjadi bagian dari hidupku. Berselang dua hari jeda waktu saat ku ceritakan tentang hal itu, Dia pun nekat mengatakan cintanya untuk seorang Indah…. Continue reading

Orang pusing

mikirin ini salah, itu apalagi… maunya apa dong
pusing, se pusing-pusingnya
ini rasa pusing yang terparah selama hidupku
tak pernah ada pusing yang menjengkelkan seperti ini sebelumnya

ada yang di perintahkan
tapi gak bisa-bisa
gak tau caranya
mau bagaimana

hah……………

kepalaku mau pecah
nafasku sesak
jantung berdebar kencang

mau marah, tapi pusing
mau nangis, juga masih pusing
saya pusing kali ini
pokoknya pusinglah…….

sinar, pahlawan bagi ibunya

Sinar namanya. Bocah berumur enam tahun tersebut juga menjadi sinar bagi sang bunda. Membantu memindahkan ibunya yang lumpuh menjadi keseharian Sinar. Penuh kasih sayang Sinar mengurus ibunya.

Sudah dua tahun Murni lumpuh karena terjatuh. Sejak itu pula hidupnya tergantung pada sang anak.Makan, minum, mandi, hingga buang air. Memasak nasi untuk sang ibu sudah pasti jadi tugas Sinar. Hanya nasi. Tidak ada lauk apa pun. Simpati tetangga dan kerabat terkadang menguatkan Sinar dan ibunya menghadapi hidup.

Bocah kelas satu sekolah dasar ini bahkan kerap terlambat ke sekolah karena harus mengurus ibunya. Sinar adalah bungsu dari enam bersaudara. Lima kakaknya yang juga belum dewasa tinggal terpisah. Mereka menjadi pembantu rumah tangga. Ini terpaksa dilakukan karena masalah ekonomi.

Sementara sang ayah sudah sekian tahun merantau ke Malaysia. “Tidak pernah kirim surat,” kata Murni, baru-baru ini, mengenai suaminya yang merantau ke Malaysia. Hanya album foto-foto keluarga yang jadi pengobat rindu pada anak-anak dan sang suami.

Rumah Murni di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pernah ramai saat pemilihan umum lalu. Poster dan foto-foto calon legislatif masih menempel di mana-mana. Pemilu usai, Sinar dan ibunya pun terlupakan. Tapi Sinar selalu ada di sini. Ia menerangi rumah ini.
-000-

SubhanaLlah, Maha Suci Allah! Sangat mengharukan! Itulah sebagian besar ungkapan penonton saat melihat tayangan di SCTV tentang kisah anak usia 6 tahun mengurus ibunya yang lumpuh. Bahkan tidak sedikit yang menitikkan air mata saat menyaksikan Sinar, nama bocah belia itu menampakkan bakti, cinta dan kasih sayangnya pada sang bunda, mengabaikan masa kecilnya pada saat anak-anak seusianya menghabiskan waktunya dengan bermain, sementara ia harus berada di samping bundanya yang sakit sejak dua tahun lalu.

Rumah Murni, nama ibu yang lumpuh ini terletak Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Walau tampak jauh dari keramaian kota, tapi rumah Murni juga tidak luput dari keramaian Pemilu lalu. Terbukti dengan banyaknya sticker partai dan caleg yang tertempel di dinding rumah kayu sangat sederhana itu. Tapi sepertinya para politisi dan kader partai itu abai dengan apa yang terjadi di tengah keluarga miskin ini. Para tetanggalah yang terkadang memberikan bantuan ala kadarnya untuk Murni dam putrinya, Sinar. Karena suami Murni sendiri merantau ke Malaysia.

Sinarlah yang membantu dan menemani ibunya selama ini. Mulai dari memindahkan atau menggeser tubuhnya, masak, makan, minum, mandi hingga buang air. Semua itu ia kerjakan sendiri dengan penuh cinta. Tayangan yang ditampilkan SCTV ini bahkan sanggup meruntuhkan air mata mereka yang menyaksikannya. Ada rasa iba dan takjub sekaligus melihat bocah usia 6 tahun yang tampak penuh tanggung jawab melakukan tugas mulianya, sambil mengusap mesra pipi ibunya.

Bocah kelas satu Sekolah Dasar ini bahkan kerap terlambat ke sekolah karena harus mengurus ibunya. Begitu pula setelah pulang sekolah. Nyaris seluruh waktunya telah ia persembahkan bagi ibunya yang sakit parah. Walaupun Sinar memiliki lima orang kakak dan juga belum dewasa, namun mereka semua tinggal terpisah dengannya. Faktor ekonomi membuat mereka menjadi pembantu rumah tangga.

Kisah Sinar, bocah belia usia 6 tahun ini mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya berbakti kepada kedua orang tua. Walau di antara kita mungkin ada yang bertanya, apakah karena usianya yang masih sangat belia itu yang membuat Sinar mampu memahami arti berbakti kepada orang tua? Karena kita sendiri heran melihat perilaku seorang anak yang sudah dewasa justru tak sudi melayani ibunya yang renta dan tak mampu lagi berbuat apa-apa. Ia telah kehabisan cinta dan kasih sayang untuk ibunya.

Tapi begitulah Allah mengajarkan kepada kita tentang cinta kasih kepada orang tua melalui anak kecil ini. IA telah letakkan dalam hatinya pada saat banyak manusia yang justru tak memilikinya. Semoga saja ibu Murni dapat segera sembuh dari penyakit yang menimpanya. Dan putrinya, Sinar, senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah Ta’ala berbakti kepada ibunya.

Kisah Sinar, bocah kelas satu Sekolah Dasar Tondo Pata, Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, ternyata menggugah nurani banyak orang. Sejumlah dermawan memberikan berbagai bantuan seperti pakaian, beras, uang hingga kasur untuk tidur. Bahkan beberapa dermawan lainnya akan membantu biaya sekolah Sinar.

Cinta bocah bernama Sinar pada ibunya juga telah menginspirasi Charlie, vokalis band ST12. Sebagai bentuk simpati, Charlie menciptakan lagu berjudul Sinar Pahlawanku. Bukan hanya mencipta lagu, ST12 bahkan menginap di rumah anak perempuan berusia enam tahun itu.

Sontak rumah warga Dusun Tondo Pata, Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi ramai. Penduduk berdatangan untuk melihat band Ibu Kota. Sementara bagi ST12, mereka ingin melihat langsung ketabahan dan kegigihan Sinar merawat ibunya yang lumpuh.

Kebiasaan sehari-hari Sinar, yaitu memasak dan mencuci pakaian. Semua dilakukan seorang diri karena para saudaranya sudah tidak tinggal di rumah. Jangan menangis sayang, ini hanyalah cobaan Tuhan. Hadapi semua dengan senyuman, dengan senyuman. ST12 berharap, bait lagu ciptaan untuk Sinar bisa menguatkan anak yang mencintai ibunya itu.

sumber liputan6.com, kompasiana.com, yahoo.com

10 cara menabung

Mungkin Anda sering bertanya-tanya “Bagaimana saya bisa menabung dengan pendapatan yang pas-pasan?” atau “Bagaimana cara berinvestasi? Apa yang paling menguntungkan?” atau “Bagaimana memulai usaha dan usaha apa yang paling cocok untuk saya?”

Melalui pertanyaan-pertanyaan ini, hal paling mendasar yang dapat dilihat adalah masih adanya kesulitan dalam usaha menyimpan atau menabung uang, bahkan dalam jumlah kecil. Umumnya masyarakat belum terbiasa mendisiplinkan diri menyisihkan uang untuk ditabung, segera setelah mereka mendapatkan penghasilan.

Hal ini kemungkinan terjadi karena beberapa faktor:
1. Pendapatan yang benar-benar minim dan hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari.
2. Masyarakat umumnya tidak menentukan tujuan finansialnya dengan jelas.

Dari hasil Citi Financial Quotient Survey (Survey Kecerdasan Finansial) yang dilakukan setiap tahun, terlihat juga bahwa pergeseran kebiasaan menabung orang Indonesia tidak terlalu banyak berubah. 47 % orang Indonesia sudah mulai menabung, sementara hanya 29 % yang taat kepada anggaran belanja yang dibuatnya.

Dari pertanyaan tersebut bisa juga dilihat bahwa pengetahuan investasi masih pada level rendah dan karakteristik ingin serba untung secara instan baik dalam investasi maupun usaha tetap kental.

Karena itu perlu dilakukan edukasi secara berkala dan konsisten untuk memberi informasi-informasi mengenai investasi dan membuka usaha serta mengubah perilaku yang tidak bisa secara instan.

Simak 10 Cara Mudah Menabung berikut

1. Catat kebiasaan Anda dalam sebulan
Anda tidak perlu kaya raya untuk bisa menabung. Sebenarnya menabung itu sangat mudah, selama pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan. Sebelum Anda memutuskan untuk menghemat pengeluaran yang mana, Anda harus tahu bagaimana kebiasaan Anda dalam mengeluarkan uang setiap bulannya.

Untuk itu cobalah mulai bulan depan untuk mencatat pengeluaran harian, mingguan dan bulanan. Gunakan buku kecil yang mudah dibawa kemana-mana. Jangan kaget kalau ternyata kebiasaan ngopi yang hanya Rp 25.000 per minggu, sebenarnya bisa mencapai Rp 2 juta setahun.

Jika Anda menemukan hal-hal seperti ini, maka berhematlah dengan cara membuat kopi sendiri atau biasakan membawa botol air minum kemanapun Anda pergi. Begitu juga dengan pengeluaran yang lain, untuk beli baju tunggu saja waktu ada SALE dan tentukan batas anggaran yang bisa digunakan saat belanja.

2. Sisihkan uang untuk Anda pribadi
Kunci kesuksesan menabung adalah untuk menyisihkan uang di awal, sebelum pembayaran hal-hal lain seperti membayar listrik, air dan cicilan. Tentukan tujuan jangka panjang dan secara reguler tabunglah uang Anda dalam tabungan ataupun investasi.

Jika Anda terbiasa untuk berbelanja dan baru berusaha menabung setelah ada sisa uang di akhir bulan, maka umumnya sisa uang yang ada di rekening Anda tidak banyak.

Jangan beri kesempatan untuk boros, siapkan dana hari tua, dana darurat, dan dana kuliah dengan cara automatic transfer. Setiap akhir bulan Anda akan merasa senang bahwa Anda sudah menyimpan sesuatu untuk masa depan.

3. Tentukan tanggal
Jika Anda mendapat gaji bulanan maka tidak akan bermasalah untuk menentukan tanggal untuk menyisihkan dana, tapi bagi Anda yang menerima upah atau gaji tiap dua minggu, maka tentukan satu dari dua tanggal tersebut untuk menyisihkan dana yang akan ditabung. Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak membayar tagihan-tagihan.

4. Bayarlah hutang Anda
Segera melunasi utang adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat Anda dalam menabung. Hal ini disebabkan karena bunga pinjaman lebih tinggi dari bunga tabungan.

5. Jaga terus disiplin Anda
Setelah utang terbayar, maka teruslah sisihkan dana setiap bulannya ke tabungan, bahkan lebih baik lagi jika tersedia pnarikan otomatis untuk in masukkan ke investasi.

6. Motivasi diri Anda untuk mencapai hasil yang besar
Tentukan apa yang Anda inginkan (Sofa Baru, Paket Liburan Keluarga, Home Theater) dan ketahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan, kemudian tentukan cara yang realistis seperti menabung reguler selama enam bulan.

Letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda impikan di meja kerja, kamar ataupun dompet agar Anda selalu ingat tujuan Anda menabung. Jadi tiap kali ada godaan diskon ataupun SALE di mal, Anda tidak mudah tergoda.

7. Buka rekening yang tak bisa Anda sentuh
Untuk pembelian dengan jumlah yang lebih besar, seperti down payment untuk rumah atau mobil, menabunglah perlahan dengan memanfaatkan deposito. Rekening ini umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan.

Dengan demikian Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.

8. Gunakan celengan atau toples untuk koin Anda
Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika dikumpulkan sesuai dengan pepatah “sedikit sedikit lama lama menjadi bukit” Di saat toples atau celengan penuh bisa menambah jumlah tabungan Anda atau dapat digunakan untuk kebutuhan seperti membeli buku tulis anak, hadiah kecil dan lain-lain.

9. Kantongi bonus dan kejutan lainnya
Setiap kali Anda menerima bonus atau hadiah dalam bentuk tunai, langsung masukkan ke rekening tabungan. Uang ini bukan bagian dari penghasilan reguler Anda, sehingga jangan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda dan simpanlah. Jika Anda memiliki utang, gunakanlah dana ini untuk melunasi utang Anda.

10. Biasakan hidup hemat
Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus menderita. Bawalah makanan dan air minum dari rumah, gunakan transportasi umum, berhenti merokok, berlibur di saat yang tidak padat (low season), manfaatkan diskon agar memperoleh barang yang Anda “butuhkan” dengan lebih murah, dan masih banyak lagi.